Home / Blog / Edukasi / Kenalan dengan Cookie Cup Pertama di Bandung

Kenalan dengan Cookie Cup Pertama di Bandung

cookies cup

Jujur saja, kadang kita sampai di titik di mana dessert terasa… begitu-begitu saja.

Brownies, cake, pastry, semuanya terasa familiar. Tapi sesekali, rasanya menyenangkan menemukan sesuatu yang terasa baru. Sesuatu yang tidak hanya memuaskan craving manis, tapi juga menawarkan experience yang berbeda.

Belakangan ini, cara orang menikmati makanan juga mulai berubah.

Kita bukan lagi sekadar mencari sesuatu yang enak. Banyak orang mulai lebih sadar terhadap apa yang mereka konsumsi, bagaimana produk itu dibuat, kualitas bahan yang digunakan, sampai value dari brand yang mereka pilih.

Dan mungkin, itulah alasan kenapa dessert seperti Cookie Cup dari Monday Co terasa semakin menarik untuk dicoba.

 

Apa itu Cookie Cup?

Kalau mendengar kata cookies, mungkin yang langsung terbayang adalah kue berbentuk bulat dengan tekstur renyah di bagian luar dan lembut di bagian dalam.

Alih-alih dipanggang dalam bentuk klasik, adonan cookies dibentuk menyerupai sebuah cangkir kecil (cup) yang kemudian dilapisi oleh coklat dan diisi dengan kopi atau susu. Hasilnya adalah perpaduan tekstur yang unik, bagian luar yang buttery dengan sedikit kerenyahan, dipadukan dengan isian kopi atau susu.

 

Bagaimana Cookie Cup Bisa Lahir?

Di Monday Co, Cookie Cup bukan hadir hanya karena ingin mengikuti tren dessert.

Sejak awal, ada keinginan untuk menciptakan produk yang tidak hanya enak, tetapi juga lebih bertanggung jawab, baik dari segi kualitas bahan, proses produksi, hingga dampaknya secara keseluruhan.

Dari sana, muncul lah keinginan untuk membuat dessert yang tetap mempertahankan karakter cookies, tetapi menghadirkan pengalaman baru melalui bentuk, tekstur, dan isian yang saling melengkapi.

Hal ini juga sejalan dengan upaya Monday Co untuk menciptakan gaya hidup ramah lingkungan. Mulai dari menciptakan produk, mengutamakan kualitas dibanding kuantitas, menggunakan bahan dengan penuh pertimbangan, serta menghadirkan dessert yang benar-benar layak untuk dinikmati.

 

Cara Terbaik Menikmati Cookie Cup

Salah satu hal yang membuat Cookie Cup menarik adalah setiap orang bisa menikmatinya dengan caranya sendiri. Meski begitu, ada beberapa tips yang bisa membuat pengalaman menikmati-nya terasa semakin maksimal.

 

1. Nikmati pada suhu ruang

Biarkan Cookie Cup berada di suhu ruang selama beberapa menit sebelum disantap. Dengan begitu, tekstur cookies akan berada pada kondisi terbaiknya.

 

2. Padukan dengan kopi atau susu

Rasa buttery dari cookies berpadu sempurna dengan kopi hitam, latte, atau susu. Kombinasi manis dan pahit yang seimbang membuat setiap gigitan terasa semakin nikmat.

 

3. Nikmati perlahan

Cookie Cup bukan dessert yang perlu terburu-buru dihabiskan. Kamu bisa mulai dengan menyeruput kopi atau susu terlebih dahulu, lalu menikmati cookies-nya secara perlahan. Atau, minum susunya sedikit demi sedikit sambil menggigit bagian ujung cookies-nya. Tidak perlu khawatir bocor, karena bagian dalamnya sudah dilapisi coklat.

 

4. Cocok untuk berbagai momen

Baik sebagai teman me time, work from cafe (WFC), penutup setelah makan siang, teman berbincang bersama orang terdekat, atau sekadar hadiah kecil untuk diri sendiri setelah hari yang panjang, Cookie Cup selalu terasa pas.

 

Saatnya Mencoba Dessert yang Berbeda

Di tengah banyaknya pilihan dessert yang terus bermunculan, menemukan sesuatu yang benar-benar meninggalkan kesan bukanlah hal yang mudah.

Cookie Cup dari Monday Co memberikan lebih dari sekadar rasa manis. Ada perpaduan tekstur yang unik, proses pembuatan yang penuh dengan cinta, serta komitmen untuk menghadirkan produk berkualitas yang juga ramah lingkungan

Kalau kamu sedang mencari dessert anti-mainstream atau penasaran dengan Cookie Cup pertama di Bandung, mungkin ini saatnya menjadikan Monday Co sebagai destinasi berikutnya.

Kamu juga bisa cek menu selengkapnya di sini serta Instagram @mondaycoffeeco untuk update promo dan informasi terbaru lainnya.

Author:

Picture of Devi Paramitha

Devi Paramitha