Pernahkah saat lagi di depan barista, mau order kopi susu, terus bengong karena menunya ada “latte” sama “cappuccino” dan kamu cuma mikir… “ini beda gak sih sebenernya?”
Tenang, kamu gak sendirian, gengs. Dua-duanya emang sama-sama racikan espresso + susu, sama-sama punya foam di atasnya, dan sekilas keliatan mirip banget di cangkir. Tapi begitu diminum, rasanya beda.
Biar gak salah pesan, yuk kita bedah tuntas perbedaan latte dan cappuccino di sini!
Apa Itu Latte?

Caffè latte (dalam bahasa Italia artinya “kopi susu”) adalah campuran 1 shot espresso dengan susu steam dalam jumlah banyak, lalu ditutup lapisan foam tipis di atasnya. Karena porsi susunya paling dominan di antara minuman berbasis espresso lainnya, rasa latte jadi lebih milky, lembut, dan gampang diterima lidah. Itulah kenapa latte sering jadi pintu masuk buat orang yang baru mulai suka kopi.
Lapisan foam-nya yang tipis dan halus ini juga yang bikin latte jadi kanvas favorit buat latte art. Kamu pasti sering lihat gambar hati atau daun di atas gelas latte, kan? Nah, itu baru bisa dibikin di foam yang tipis dan lembut kayak punya latte.
Apa Itu Cappuccino?
Cappuccino adalah kopi susu asal Italia yang komposisinya jauh lebih berimbang, yaitu 1/3 espresso, 1/3 susu steam, dan 1/3 foam. Karena porsi susunya lebih sedikit dibanding latte, rasa espresso di cappuccino jauh lebih terasa dan rich, meski udah dicampur susu.
Nama “cappuccino” sendiri konon terinspirasi dari warna jubah biarawan ordo Capuchin. Perpaduan warna cokelat dari espresso dan susu di secangkir cappuccino dianggap mirip warna jubah mereka. Unik, kan?
Perbandingan Perbedaan Latte dan Cappucino
Biar gak salah lagi, coba perhatikan perbedaan latte dan cappucino lewat tabel perbandingan ini.
|
Aspek |
Latte |
Cappuccino |
| Rasio espresso : susu : foam | ± 1 : 3–4 : sedikit | ± 1 : 1 : 1 |
| Tekstur foam | Tipis & halus (cocok buat latte art) | Tebal, berbusa, sedikit kasar |
| Rasa | Lembut, creamy, milky, rasa kopi ringan | Kuat, bold, rasa espresso lebih menonjol |
| Ukuran cangkir umum | ± 240–354 ml | ± 150–180 ml |
| Waktu minum ideal (tradisi Italia) | Pagi hari / sebelum jam 11 | Pagi hari / sebelum jam 11 |
| Topping khas | Sirup rasa (vanila, karamel, dll) | Bubuk cokelat, kayu manis, atau nutmeg |
| Cocok untuk | Suka rasa susu lebih dominan & lembut | Suka sensasi kopi kuat dengan foam tebal |
Catatan: Rasio di atas adalah standar umum yang paling banyak dipakai coffee shop. Beberapa tempat punya variasi sendiri (misalnya latte 1:4:1 atau cappuccino “wet/dry” dengan foam lebih tipis/tebal), jadi jangan kaget kalau ada sedikit perbedaan antar-kedai.
1. Perbedaan dari Segi Rasa dan Tekstur
Ini yang paling gampang buat ngebedain begitu diminum:
- Latte kerasa lebih smooth, creamy, dan manis alami dari susu. Rasa kopinya cuma sebagai aksen, bukan yang paling dominan. Cocok buat kamu yang belum terlalu suka rasa kopi pahit.
- Cappuccino begitu diseruput, sensasi pertama adalah foam tebal yang creamy, disusul rasa susu, lalu gebukan rasa espresso yang lebih kuat dan sedikit pahit. Cocok buat kamu yang tetap pengen ngerasain jiwa kopinya meski dicampur susu.
2. Perbedaan dari Ukuran Cangkir
Selain rasa, ukuran wadah juga jadi pembeda visual yang gampang dikenali. Cangkir cappuccino biasanya lebih kecil dan lebih tebal untuk jaga suhu dan foam tetap stabil, sementara gelas latte biasanya lebih besar dan lebih tinggi karena volume susunya emang lebih banyak.
3. Perbedaan dari Kalori dan Kafein
Soal kafein, latte dan cappuccino sebenarnya gak beda jauh, karena basisnya sama-sama 1 shot espresso. Bedanya lebih ke kalori dan lemak karena susunya lebih banyak, latte cenderung punya kalori lebih tinggi dibanding cappuccino (dengan asumsi ukuran saji dan jenis susu yang sama). Jadi kalau kamu lagi jaga asupan kalori tapi tetap pengen ngopi santai, cappuccino bisa jadi opsi yang sedikit lebih ringan.
Baca Juga: Perbedaan Robusta dan Arabika, Mana yang Cocok untukmu?
Tips Memilih antara Latte atau Cappuccino
Bingung mau pesan yang mana? Coba tanya diri sendiri dulu:
- Suka rasa kopi yang kuat dan berkarakter? Pilih cappuccino.
- Suka yang lembut, creamy, dan gampang dinikmati pelan-pelan? Pilih latte.
- Lagi pengen foto-foto latte art buat konten aesthetic? Pilih latte karena foam-nya lebih gampang dibentuk.
- Pengen sensasi ngopi singkat tapi nampol? Pilih cappuccino.
Baca Juga: Apa Itu Dirty Latte? Kopi Berlapis Kekinian dengan Esprit Kopi Kuat
Jadi, perbedaan latte dan cappuccino intinya ada di tiga hal yaitu takaran susu, ketebalan foam, dan rasa akhir yang dihasilkan. Cappuccino itu buat kamu yang mau tetap ngerasain kopinya, sementara latte itu buat kamu yang pengen ngopi tapi dengan sensasi lebih lembut dan creamy. Semua balik lagi ke selera dan mood kamu hari itu.
Nah, kalau kamu pengen mulai eksplorasi kopi secara langsung, ayo datang ke Monday Co! Di sini kamu bisa nikmatin kopi berkualitas dengan inovasi cookie cup yang ngasih kamu experience ngopi sambil makan cangkirnya langsung. Unik, kan?
Yuk kunjungi Monday Co yang sudah ada 3 cabang di Bandung, yaitu di Dago, Buah Batu, dan Kiara Artha! Cek lokasi Monday Co terdekat sekarang!
